Showing posts with label Anak-anaku. Show all posts
Showing posts with label Anak-anaku. Show all posts

Pepito in Action

Iseng-iseng, bikinin baju untuk Pepito. Bahannya dari kain flannel. Paduan warna hijau muda dan tua, bikin Pepito kayak Peterpan hahaha…
Tapi sayang bagian tangannya kedodoran, lobangnya terlalu gede.
Sorry, Pepito…
but you look handsome
=)

Dear Pepito



Jakarta, 19 Feb 2010.
Thanks God, aku dan hubby dapat hadiah Valentine dan Imlek berupa….seekor puppy! Hihihi lucu banget. Memang udah kepengen punya puppy lagi setelah Milo meninggal.

Ini dia puppy nya. Kita berdua sepakat kasih nama VITO…aku punya panggilan sayang buat Vito yaitu Pepito.

Waktu datang, Pepito sekitar 2.5 sampai 3 bulan. Gendut, perutnya bulet, ada frakles nya, plus bulunya cokelat susu campur putih. Kalau dari jauh kayak sapi hehehe….

Tamu Tidak Diundang

Aku paling benciiiii sama kucing. Gak tau kenapa, gak suka aja. Di mataku, kucing tidak ada imut-imutnya sama sekali. Mungkin juga karena aku pecinta anjing ya.. Anjing kan musuhan sama kucing, ya gak? =)

Tapi dengar dulu rencana Tuhan untuk aku.

Setelah kepergian Milo, beberapa hari kemudian dating seekor anak kucing ke garasi. Sekilas aku lihat dia anak kucing yang gemuk, bulu cokelat putih kayak Garfield. Tapi karena aku gak suka, aku cuekin.

Beberapa hari kemudian, dia dating lagi. Kali ini seisi rumah menyambut dia dengan seruan,”Aiiih….lucu banget, bulet….” Dan semua sibuk dengan si anak kucing, sementara aku sendiriran bengong.

Akhirnya muncullah nama Melky untuknya. Hubby sayang sama Melky, apalagi Melky aktif dan kadang suka beraksi yang ajaib, lompat ke sana ke mari, bergulingan. Bahkan posisi tidur Melky pun ajaib.

Aku memang belum bisa menyayangi Melky seperti yang lainnya. Tapi paling tidak, aku mulai belajar tersenyum atau tertawa melihat ulah Melky, aku juga membantu menyiapkan makanan untuk Melky.

Tapi aku tetap mau beli puppy …sebagai pengganti Milo…
Biar jadi teman juga utk Melky… =)

R.I.P. Milo




Aku belum punya banyak foto tentang Milo, puppy yang dibeli hubby 27 Des 2009. Waktu pertama kali dating, dengan sigapnya aku langsung kasih Milo makan, susu, plus mandiin dia dengan shampoo.Tenyata it was a big mistake!

Kondisi Milo yang memang kurang fit sejak di penjual anjing, makin drop saat aku kasih makan langsung dan mandiin (meski dengan air hangat). Ternyata puppy yang baru tiba di lokasi baru, apalagi dengan perjalanan yang cukup jauh, membuat dia cukup stress. Dan diberi makan plus dimandiin pun membuat stress nya semakin dashyar.

Malamnya, Milo tidak mau makan. Ia muntah dan diare. Bahkan besoknya, badannya dingin. Hubby dengan sigap membawa ke RS Hewan Ragunan. Poor Milo, he is positively infected with parvovirus….

Kami harus merelakan Milo dirawat inap selama 5 hari. Selama itu, Milo harus “berperang” dengan virus di tubuhnya sendiri. Sedih banget lihat dia nangis gak mau ditinggal. Tapi kami harus tega, supaya Milo cepat sembuh.

Tapi Tuhan lebih sayang sama Milo. Pas lima hari perawatannya, yaitu 1 Januari 2010 jam 15.00 kami di telp pihak RS kalau Milo tidak kuat bertahan.

Dengan bercucuran air mata, aku memeluk tubuh Milo yang kaku dan dingin, berjuang menyusuri jalan yang penuh sesak dengan orang-orang yang asyik berliburan di Kebun Binatang Ragunan.



I am so sorry, dear Milo.
I didn’t mean to hurt you more.
We love you even though you just stay for a while.

cari